Berteduh di Bekas Warung, Warga Jombang Tewas Terperosok ke Jurang

Berteduh di Bekas Warung, Warga Jombang Tewas Terperosok ke Jurang

BOGORTODAY.COM – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, yang merenggut nyawa seorang pria asal Kabupaten Jombang, Bagus Satrio Budi Utomo (28).

Bagus dan tujuh temannya yang tengah berwisata pada libur Tahun Baru 2025, berniat berteduh dari hujan deras, namun malah membawa petaka.

Insiden itu terjadi pada Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, di sebuah bangunan bekas warung yang sudah lapuk dan terbuat dari bambu, di tepi jalan Dusun Badut, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Menurut Kapolsek Mojo, AKP Karyawan Hadi, pada saat itu, Bagus dan teman-temannya berteduh di warung tersebut untuk menghindari hujan deras yang turun.

BACA JUGA :  Buah dan Sayuran Terbaik untuk Penderita GERD, Aman dan Ramah Lambung

Sayangnya, bangunan bekas warung tersebut sudah dalam kondisi rapuh, sehingga tiba-tiba roboh dan membuat mereka terperosok ke jurang. Bagus yang berada di posisi paling ujung langsung terkena batang kayu dari struktur warung yang runtuh.

“Korban dan teman-temannya bermaksud berteduh saat hujan deras di sebuah warung yang telah lapuk dan rapuh. Sehingga warung tersebut roboh dan membuat delapan orang terperosok ke lembah,” kata Kapolsek Hadi.

Para saksi yang berada di lokasi langsung berusaha mengevakuasi Bagus dan teman-temannya. Setelah berhasil menaikkan Bagus yang sudah tidak sadarkan diri, mereka segera membawanya ke rumah sakit terdekat dengan bantuan kendaraan yang melintas.

Namun, meskipun sudah dilarikan ke RS Lirboyo, Bagus dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah di bagian dada yang diduga disebabkan oleh tusukan batang kayu atau bambu yang menghujam tubuhnya saat bangunan itu ambruk.

BACA JUGA :  Mengenal Lighthouse Parenting, Pola Asuh yang Membantu Anak Mandiri Tanpa Kehilangan Arah

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan sebagai bentuk persetujuan.

“Pihak keluarga korban sudah menerima sebagai musibah dan sudah membuat surat pernyataan,” tegas Kapolsek Hadi.

Kejadian ini menjadi peringatan akan pentingnya kehati-hatian dalam memilih tempat berteduh, terutama saat kondisi bangunan atau tempat yang digunakan sudah tidak layak untuk ditempati.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================