BOGORTODAY.COM – Makan sebelum terbang memang penting untuk memberi energi dan menjaga kenyamanan selama penerbangan. Namun, tidak semua makanan atau minuman ideal untuk dikonsumsi sebelum naik pesawat.
Beberapa jenis makanan dapat memengaruhi kenyamanan tubuh di udara, mengingat perubahan tekanan yang terjadi di kabin pesawat.
Penerbangan, terutama yang berlangsung lama, sering kali dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh, seperti kembung, mual, atau dehidrasi. Salah satu penyebab utama adalah perubahan tekanan udara yang memengaruhi sistem pencernaan.
Oleh karena itu, untuk menjaga kenyamanan dan menghindari masalah selama penerbangan, penting untuk memilih makanan dan minuman yang tepat. Berikut adalah beberapa makanan yang sebaiknya dihindari sebelum terbang.
- Minuman Berkafein
Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda harus dihindari beberapa jam sebelum penerbangan. Kafein memiliki sifat diuretik, yang berarti dapat menyebabkan dehidrasi.
Selain itu, kafein dapat mengganggu pola tidur Anda selama penerbangan dan menyebabkan rasa pusing atau mual di udara. Sebagai alternatif, lebih baik pilih air putih untuk tetap terhidrasi dengan baik.
- Makanan yang Digoreng dan Cepat Saji
Makanan yang digoreng mengandung lemak tinggi yang sulit dicerna, apalagi di ketinggian. Lemak ini bisa memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan rasa tidak nyaman di perut.
Ditambah lagi, makanan cepat saji cenderung mengandung banyak garam, yang bisa menyebabkan retensi cairan dan pembengkakan tubuh. Jika Anda merasa lapar, pilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna.
- Kacang-Kacangan
Kacang-kacangan seperti lentil, buncis, kacang merah, dan kacang tanah mengandung oligosakarida, sejenis gula yang sulit dicerna tubuh. Konsumsi makanan ini bisa memicu gas berlebihan, kembung, dan rasa tidak nyaman selama penerbangan. Sebaiknya, hindari kacang-kacangan sebelum terbang untuk mengurangi risiko perut kembung.
- Salad dengan Sayuran Tertentu
Meskipun salad terdengar seperti pilihan makanan sehat, beberapa sayuran seperti brokoli, kubis, dan kembang kol dapat menyebabkan gas berlebihan. Sayuran ini mengandung serat fermentable yang bisa memperlambat pencernaan dan memicu perut kembung.
Jika Anda ingin menikmati salad, pilihlah sayuran yang lebih ringan dan mudah dicerna seperti selada atau mentimun.
- Makanan Asin dan Olahan
Makanan tinggi sodium seperti keripik dan makanan olahan lainnya bisa menyebabkan dehidrasi dan memperburuk rasa kembung.
Selain itu, rasa asin pada makanan akan terasa lebih kuat di ketinggian, yang bisa meningkatkan ketidaknyamanan. Hindari makanan asin agar tidak membuat tubuh lebih dehidrasi selama penerbangan.
- Bawang Putih dan Makanan Pedas
Bawang putih memang bermanfaat bagi kesehatan, tetapi sayangnya bisa menyebabkan bau napas yang tidak sedap dan bahkan bau badan yang sulit ditoleransi di ruang terbatas kabin pesawat.
Makanan pedas juga bisa mengiritasi lambung dan menyebabkan rasa panas atau mulas yang mengganggu kenyamanan Anda selama penerbangan. Jika Anda berencana untuk makan makanan pedas atau berbumbu kuat, lebih baik hindari sebelum terbang.
- Alkohol
Meskipun alkohol terkadang dianggap dapat membantu meredakan ketegangan, kenyataannya alkohol justru menyebabkan dehidrasi yang parah. Dehidrasi ini dapat memperburuk gejala pusing, mual, atau sakit kepala selama penerbangan.
Alkohol juga bisa mengganggu pola tidur Anda dan membuat tubuh terasa lebih lelah setelah penerbangan. Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan nyaman, sebaiknya hindari alkohol sebelum terbang.
Tips Penting untuk Makanan Sebelum Terbang
- Perhatikan Intoleransi Makanan: Jika Anda memiliki intoleransi makanan tertentu atau masalah pencernaan seperti iritasi usus, pastikan untuk menghindari makanan yang bisa memicu gejala.
- Makan dengan Porsi Kecil dan Ringan: Hindari makan berlebihan atau makanan berat menjelang penerbangan. Pilih porsi kecil yang mudah dicerna.
- Pilih Minuman yang Menjaga Hidrasi: Selain air putih, Anda juga bisa memilih minuman non-kafein seperti jus alami atau air kelapa untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi tanpa menyebabkan masalah pencernaan.
Dengan menghindari makanan yang berisiko menimbulkan masalah di atas, perjalanan udara Anda bisa terasa lebih nyaman.
Tubuh yang terhidrasi dengan baik dan tidak terbebani oleh makanan berat akan membuat perjalanan lebih lancar dan mengurangi risiko ketidaknyamanan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















