
Mengurangi Kepadatan dan Kecelakaan Lalu Lintas di Puncak
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, Suntana juga menjelaskan bahwa program BTS ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan wisata Puncak.
Dengan semakin padatnya lalu lintas, angka kecelakaan di jalur tersebut pun meningkat. Oleh karena itu, penyediaan angkutan massal dinilai sebagai solusi untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang melintasi jalur Puncak.
Menurut Suntana yang merupakan mantan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, penanganan masalah kemacetan di kawasan wisata Puncak selama ini belum dapat diselesaikan dengan cepat.
Oleh karena itu, ia berinisiatif untuk merumuskan berbagai strategi, termasuk penanganan jangka pendek seperti pemberlakuan sistem satu arah (one way) di jalur tersebut.
Kemenhub juga bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mempersiapkan penanganan jangka panjang terkait masalah kemacetan di kawasan Puncak.
Salah satu upaya yang sedang direncanakan adalah pembangunan infrastruktur jalan, seperti Tol Caringin-Cisarua-Cianjur dan melanjutkan pembangunan Jalur Puncak II.
“Karena 37 persen orang yang berangkat melewati jalur Puncak menuju Cipanas dan Cianjur, arus kendaraan perlu dipecah agar tidak terpusat di wilayah Puncak,” ujar Suntana.
Dengan adanya berbagai rencana penanganan kemacetan dan pembangunan infrastruktur, diharapkan akses menuju kawasan wisata Puncak dapat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.
rogram BTS yang sedang digagas oleh Kemenhub ini akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas transportasi di Kabupaten Bogor, khususnya di jalur Puncak yang kerap mengalami masalah kemacetan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















