
BOGORTODAY.COM – Di awal tahun 2025 ini, kondisi cuaca ekstrem terus melanda kawasan Puncak Bogor dan sekitarnya. Hujan deras disertai angin kencang yang datang secara sporadis menjadi perhatian utama, terutama bagi warga dan pengendara di kawasan tersebut.
Menurut Fatuhri Shabani, kepala stasiun BMKG Citeko, fenomena ini dipengaruhi oleh bibit siklon tropis 99S yang terdeteksi di selatan Jawa. Bibit siklon tropis 99S merupakan sistem tekanan rendah yang muncul di atas perairan selatan Indonesia.
Fenomena ini meningkatkan kecepatan angin di sekitar Jawa bagian barat karena angin tertarik ke arah pusat depresi. Akibatnya, daerah-daerah seperti Bogor, Puncak, dan Cianjur mengalami hujan deras dan angin kencang.
Fatuhri menjelaskan, kehadiran bibit siklon ini tidak hanya berdampak pada kondisi cuaca ekstrem, tetapi juga dapat menyebabkan gelombang tinggi di perairan selatan Jawa.
Hujan deras yang disertai angin kencang membuat wilayah Puncak dan sekitarnya lebih rentan terhadap bencana seperti longsor dan pohon tumbang. Selain itu, curah hujan yang tinggi juga meningkatkan risiko banjir di beberapa titik rawan.
BMKG memprediksi bahwa kondisi ini akan terus berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Fatuhri juga menambahkan bahwa fenomena cuaca ini menjadi tantangan khusus bagi pengendara di kawasan Puncak yang sering berkabut tebal. Untuk menghadapi cuaca ekstrem akibat dampak bibit siklon tropis 99S, BMKG memberikan beberapa saran:
- Selalu periksa prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan.
- Hindari berada di dekat pohon besar saat hujan deras.
- Pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat untuk mencegah banjir.
- Untuk warga yang tinggal di daerah rawan longsor, waspadai tanda-tanda seperti retakan tanah.
Fenomena bibit siklon tropis 99S menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem. Dengan mematuhi imbauan BMKG dan mengambil langkah-langkah pencegahan, masyarakat dapat mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Tetap waspada dan jaga keselamatan, terutama di tengah musim hujan yang masih berlangsung.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















