
“Apabila ada rekomendasi pemeriksaan dari dokter penanggung jawab, kami siap untuk menindaklanjutinya,” tambah Luki.
Menurut Luki, kelompok usia paling rentan terhadap infeksi HMPV adalah bayi berusia 0-1 tahun karena sistem kekebalan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan.
Saat ini, belum tersedia vaksin khusus untuk HMPV, meskipun vaksin influenza yang tersedia untuk dewasa dapat menjadi salah satu alternatif pencegahan.
“Vaksin influenza sebenarnya bisa digunakan sebagai langkah pencegahan, tetapi vaksin tersebut belum diperuntukkan bagi anak-anak,” jelasnya.
Di tengah kekhawatiran masyarakat, Luki mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak panik.
Ia menegaskan bahwa HMPV umumnya menyebabkan gejala mirip flu biasa dengan risiko kematian yang sangat rendah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat.
“Masyarakat sebaiknya rutin mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan jika merasa tidak enak badan, sebaiknya mengurangi aktivitas dan segera berobat,” tuntasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















