Kakek Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Prambanan, Diduga Karena Tidak Waspada

Manajer Humas Daop 6 KAI, Krisbiyantoro, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kereta yang terlibat adalah lokomotif dinas yang beroperasi sebagai KA barang.

Kejadian terjadi sekitar pukul 06.05 WIB, dan menurut informasi dari warga, korban melintas dari selatan menuju ke utara tanpa memperhatikan kondisi sekitar.

“Masinis sudah berulang kali membunyikan semboyan 35 (suling lokomotif), namun karena jaraknya sudah terlalu dekat, korban tertabrak dan mengalami luka berat yang mengakibatkan kematian,” jelas Krisbiyantoro.

BACA JUGA :  Momen Hangat Jenal Mutaqin Ajak Istri dan Keluarga Berburu Kuliner di Pasar Jambu Dua

Krisbiyantoro juga menambahkan bahwa pihak KAI sangat prihatin dengan kejadian tersebut dan mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sekitar jalur kereta api tanpa izin.

“Faktor kelalaian manusia sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan, sehingga kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada di area jalur kereta api,” ujarnya.

BACA JUGA :  Helaran Pajajaran Sukses Pukau Warga di Puncak Hari Jadi Bogor

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta, agar tidak mengabaikan bahaya yang ada.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================