
Beruntung, meski kejadian itu sangat mengerikan, tidak ada korban jiwa. Baik karyawan maupun pengunjung berhasil melarikan diri tepat waktu. Namun, mereka yang berada di lokasi mengalami trauma dan syok akibat kejadian tersebut.
Kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pemilik kafe, yang baru saja melakukan renovasi bangunan, tentunya sangat dirugikan oleh peristiwa ini. “Soalnya baru renovasi juga,” tambah Fajar.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini dan upaya untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, mengingat tingginya potensi kerusakan yang dapat ditimbulkan apabila kapal-kapal pengangkut batu bara kehilangan kendali di sekitar wilayah pemukiman dan tempat umum.
Kecelakaan ini menjadi peringatan akan pentingnya pemeliharaan dan pengawasan terhadap operasi kapal dan tongkang di perairan, terutama ketika cuaca ekstrem melanda. Kejadian ini juga menunjukkan betapa rawannya dampak yang dapat ditimbulkan terhadap masyarakat yang berada di sekitar Sungai Mahakam.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















