
“Tidak ada korban jiwa, tetapi memang mikrobus ini terguling ke perkebunan salak milik warga,” jelasnya.
Bimo Seno menjelaskan bahwa penyebab kecelakaan ini adalah ketidakmampuan mikrobus untuk melaju menanjak.
“Kondisi jalan menanjak dan menikung ke kanan. Diduga pengemudi terlambat pindah ke gigi rendah persneling sehingga bus tidak kuat dan mundur lalu masuk ke perkebunan salak milik warga,” katanya.
Setelah kecelakaan, warga sekitar dan petugas terkait segera melakukan evakuasi untuk mengangkat mikrobus yang terguling dan memastikan tidak ada lagi bahaya di sekitar lokasi kejadian.
Meskipun proses evakuasi memerlukan waktu yang cukup lama, situasi kini sudah kembali normal dan arus lalu lintas sudah dibuka kembali.
Kecelakaan ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan saat melintasi jalan dengan kondisi menanjak, serta perlunya pengemudi untuk selalu memastikan gigi persneling yang tepat agar kendaraan tetap dapat melaju dengan aman.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















