
Su’ad Suhartono, salah satu pekerja pabrik, menjelaskan kronologi kejadian. Menurutnya, kebakaran bermula ketika para pekerja mulai beraktivitas di pagi hari dan membakar tungku pengopenan karet.
“Diduga dari serpihan api mungkin kena bahan-bahan yang mudah terbakar, sehingga ada serpihan yang menuju karet yang diasap itu,” ujar Su’ad.
Begitu mengetahui kebakaran, para pekerja langsung keluar dari pabrik dan berusaha gotong royong memadamkan api. Namun, api begitu cepat menyebar dan tak terkendali, memaksa warga dan pekerja hanya bisa menyaksikan bagian pabrik terbakar habis.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran ini dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Pihak pemilik pabrik juga diperkirakan akan mengalami kerugian besar akibat kehilangan bangunan dan produk yang telah matang.
Kebakaran ini menjadi peringatan akan pentingnya pengawasan dan pemeliharaan fasilitas di pabrik-pabrik yang berisiko tinggi, seperti pabrik pengolahan karet, yang melibatkan bahan mudah terbakar dan proses yang memerlukan perhatian ekstra terhadap keselamatan kerja.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














