Ukraina Serang Tatarstan, Rusia, dengan Drone, Sebabkan Kebakaran Besar di Tangki Gas

Ukraina Rutin Serang Aset Energi Rusia

Serangan-serangan ini merupakan bagian dari strategi Ukraina yang secara rutin menargetkan fasilitas militer dan energi Rusia. Hal ini dilakukan sebagai balasan terhadap serangan-serangan yang terus-menerus menghujani wilayah Ukraina sejak invasi besar-besaran yang dilancarkan Rusia pada Februari 2022.

Pada 8 Januari lalu, Ukraina mengklaim telah menggempur sebuah depot minyak yang berjarak ratusan kilometer dari perbatasan kedua negara. Depot tersebut melayani kebutuhan bahan bakar untuk Angkatan Udara Rusia, khususnya untuk basis penerbangan strategis di Engels.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta ASN Hemat BBM, Imbas Harga Pertamax

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengonfirmasi serangan ini dengan mengatakan bahwa pasukannya berhasil menggempur depot minyak yang menyediakan bahan bakar untuk lapangan terbang militer Engels-2, yang menjadi basis penerbangan strategis Rusia.

Peningkatan Serangan Menjelang Pelantikan Presiden AS

Serangan antara Rusia dan Ukraina semakin intensif menjelang pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, pada 20 Januari 2025.

Trump sebelumnya menyatakan keinginannya untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun, dan kedua negara berharap berada dalam posisi yang lebih kuat menjelang pembicaraan perdamaian yang mungkin terjadi setelah pemerintahan baru AS dimulai.

BACA JUGA :  Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Diupayakan Damai, Pertemuan Dijadwalkan Juli 2026

Dengan terus berlanjutnya serangan-serangan ini, baik Rusia maupun Ukraina tampaknya semakin berfokus pada menempatkan diri dalam posisi terbaik untuk negosiasi yang akan datang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================