
BOGORTODAY.COM – Plengsengan Sungai Kembeng di Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, ambrol akibat tergerus banjir pada Kamis pagi (16/1/2025). Ambrolnya plengsengan tersebut mengakibatkan kerusakan parah sepanjang 60 meter dengan ketinggian 7 meter.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa ambrolnya plengsengan ini disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Rabu malam (15/1).
Hujan lebat di wilayah hulu pada pukul 20.00 WIB menyebabkan debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Wrati dan sungai-sungai lainnya meningkat pesat, sehingga mengakibatkan meluapnya air ke jalan dan pemukiman.
“Plengsengan ambrol sepanjang sekitar 60 meter dan tinggi kurang lebih 7 meter,” kata Sugeng.
Akibat dari kejadian ini, beberapa rumah yang berada di atas sempadan sungai terancam, dengan jarak hanya satu sampai dua meter dari titik longsor. Hal ini menambah potensi bahaya bagi warga yang tinggal di dekat lokasi tersebut.
Sugeng menambahkan, pihaknya segera mengambil langkah pengamanan dengan memasang garis pembatas agar warga tidak mendekat ke lokasi yang masih berbahaya. “Kami pasang garis pengaman agar warga tidak mendekat lokasi. Karena itu masih berbahaya,” tegas Sugeng.
Selain kerusakan pada plengsengan, hujan lebat yang terus menerus mengguyur wilayah tersebut menyebabkan banjir di sejumlah daerah. BPBD Kabupaten Pasuruan juga melaporkan bahwa jalur pantura dan 10 desa di tiga kecamatan mengalami banjir.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui BPBD bersama dinas terkait saat ini sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mencari solusi penanganan lebih lanjut terkait kerusakan dan banjir yang melanda kawasan tersebut.
Pihak BPBD juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan warga dan memberikan bantuan yang diperlukan bagi yang terdampak. Sejumlah langkah antisipasi dan penanganan darurat tengah dipersiapkan untuk mengurangi dampak bencana ini.
Dengan adanya kondisi cuaca yang tidak menentu dan meningkatnya potensi banjir, BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk keselamatan dari pihak berwenang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















