
Dengan adanya bimbingan yang terstruktur, diharapkan siswa tidak hanya sekadar menikmati liburan, tetapi juga memperdalam pemahaman dan amalan agama mereka.
Peran Orang Tua dalam Pengawasan Pendidikan di Rumah
Keterlibatan orang tua menjadi sangat penting dalam periode libur Ramadan. Roby mengingatkan agar orang tua tidak hanya menyerahkan sepenuhnya tugas agama kepada sekolah, tetapi juga ikut aktif dalam mengawasi dan membimbing anak-anak mereka.
“Jangan sampai liburan berakhir tanpa kegiatan yang berarti. Kita semua tahu, di zaman sekarang, tantangan pengawasan terhadap anak semakin besar,” ujar Roby.
Orang tua, dalam hal ini, diharapkan menjadi mitra bagi sekolah dalam mendidik anak-anak mereka di luar jam pelajaran.
Roby berharap kebijakan yang diterapkan oleh sekolah dapat didukung oleh keluarga di rumah, sehingga tujuan pembelajaran dan pengembangan karakter anak dapat tercapai secara maksimal.
Tantangan dan Dukungan terhadap Kebijakan Pemerintah
Meski ada berbagai pandangan terkait tiga skema libur Ramadan yang diajukan, Roby mengungkapkan pihak Kemenag Kabupaten Bogor tetap mendukung kebijakan apapun yang akan diterapkan oleh pemerintah.
Ia menekankan yang terpenting adalah tanggung jawab kolektif antara negara, pemerintah, orang tua, dan para guru dalam mendidik anak-anak bangsa.
“Terlepas dari pilihan skema libur, kita harus tetap memastikan bahwa setiap anak mendapatkan bimbingan yang baik. Pemerintah, orang tua, dan guru memiliki peran yang tak terpisahkan dalam proses pendidikan,” ujar Roby menutup percakapan. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















