Rumah Tua Ambruk di Kampung Buah Jangkung, Balita Tewas Tertimpa Reruntuhan

BOGORTODAY.COM – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kampung Buah Jangkung, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, pada Jumat (17/1/2025).

Sebuah rumah tua yang dihuni oleh enam orang dari keluarga kurang mampu ambruk secara tiba-tiba, mengakibatkan seorang balita tewas tertimpa reruntuhan dinding, sementara satu balita lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas ini terjadi pada saat subuh, ketika seorang ibu bernama NH sedang tidur bersama kedua anaknya, MN dan MA, di lantai dengan posisi terpisah.

Saat itu, cuaca sedang hujan deras, dan tanpa diduga, dinding rumah tua tersebut ambruk menimpa ketiga korban yang sedang tidur. Kejadian ini begitu cepat dan mengagetkan warga sekitar.

BACA JUGA :  Kontingen Pelajar Kota Bogor Rajai POPWILDA I Jawa Barat

“Peristiwa terjadi subuh pas hujan deras. Dinding bagian tengah ambruk dan menimpa korban,” ujar Ketua Kampung Buah Jangkung, Wasik, saat dimintai keterangan.

Setelah mendengar teriakan dari dalam rumah, warga sekitar segera berlari menuju lokasi untuk menolong para korban. Namun, sayangnya, balita bungsu berinisial MAA ditemukan tewas setelah tertimbun reruntuhan bangunan.

Sedangkan dua korban lainnya yang selamat, yakni MN dan MA, langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kondisi rumah yang sudah rapuh dan tidak pernah direnovasi diduga menjadi penyebab utama ambruknya bangunan tersebut. Rumah yang sudah termakan usia tersebut tidak mampu menahan beban hujan deras yang terjadi saat itu.

BACA JUGA :  IGI Dorong Stasiun Pengisian Daya untuk Motor Listrik Hibah BGN

Atas kejadian ini, NH, sang ibu, masih dalam kondisi syok dan berduka mendalam atas kehilangan anak bungsunya. Warga dan pihak setempat menyampaikan rasa empati dan mendukung keluarga korban yang tengah menghadapi musibah ini.

Pihak berwajib dan pemerintah daerah setempat diharapkan dapat memberikan bantuan kepada keluarga korban, terutama dalam hal pemulihan dan dukungan sosial.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi rumah yang sudah tidak layak huni, khususnya di daerah-daerah yang rawan bencana seperti hujan deras.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================