Kasus PMK Merebak di Kabupaten Bogor, Diskanak Imbau Peternak Tingkatkan Kewaspadaan

BOGORTODAY. COM – Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada hewan ternak terus meluas di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Keswan Kesmavet Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor, Hardy Hendriwan, mengungkapkan pihaknya menerima laporan 20 kasus PMK di wilayah tersebut sejak menjelang akhir tahun.

Wilayah yang teridentifikasi memiliki kasus PMK meliputi Gunung Sindur (7 ekor sapi), Cibinong (3 ekor sapi), dan Caringin (10 ekor sapi).

BACA JUGA :  Resep Es Buah Jelly Segar, Minuman Manis yang Cocok Dinikmati Saat Cuaca Panas

Sementara itu, Tajurhalang baru masuk kategori suspek dengan 10 ekor sapi yang menunjukkan gejala awal namun belum dipastikan terinfeksi.

“Tajurhalang itu baru suspek. Mungkin karena kekhawatiran masyarakat, tetapi dari hasil pengecekan, gejalanya baru mengarah ke PMK,” ujar Hardy, Senin (20/1/2025).

Dalam menghadapi situasi ini, Diskanak Kabupaten Bogor telah mengeluarkan surat edaran terkait pencegahan dan kewaspadaan terhadap PMK, sekaligus melakukan langkah pengobatan di wilayah terdampak.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia Mobile Legends Jalani Dua Laga Penting di Kualifikasi Asian Games 2026 Hari Ini

“Kami merespons laporan dari peternak di Cibinong, Gunung Sindur, Caringin, dan Tajurhalang dengan memberikan pengobatan,” kata Hardy.

Ia juga mengimbau para peternak untuk tidak sembarangan memasukkan hewan ternak dari luar daerah guna mencegah penularan lebih lanjut.

Hewan ternak yang masuk harus dilengkapi surat kesehatan hewan atau dokumen administrasi yang lengkap.

“Jangan dulu memasukkan ternak dari luar, kecuali sudah dilengkapi surat-surat kesehatan hewan,” tutupnya. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================