
Yayat sudah mengendus bahwa proyek bus rute Cibinong-Puncak ini bakal gagal sejak awal. Mengingat waktu yang semakin dekat, namun perkembangan fasilitas pendukungnya masih nol.
“Satu armadanya saja dari mana? Gimana bisa selesai 20 bus dalam sebulan? Belum lagi operatornya, halte, bus stop, dan lelangnya belum jelas,” terang Yayat.
Dia juga menambahkan, masyarakat harus lebih cerdas dalam menilai kebijakan pemerintah dan tidak mudah termakan oleh janji-janji politik.
“Harusnya lebih jeli lagi, jangan sampai kita kena prank seperti ini,” tutupnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















