
“Ada letupan Arktik yang melanda negara ini. Saya tidak ingin melihat orang-orang terluka, atau cedera, dalam situasi apa pun,” ungkapnya.
Rotunda Gedung Capitol, yang terletak di lantai dua dan berada tepat di bawah kubah megah gedung ini, akan menjadi lokasi bersejarah bagi pelantikan Presiden AS.
Rotunda sendiri merupakan ruangan besar yang memiliki diameter sekitar 29 meter dan tinggi 54 meter, dibangun antara tahun 1818 hingga 1824 oleh arsitek ternama seperti William Thornton, Benjamin Henry Latrobe, dan Charles Bulfinch.
Tradisi Penggunaan Rotunda dalam Acara Kenegaraan
Rotunda Gedung Capitol sering digunakan untuk berbagai acara kenegaraan yang penting, termasuk pemakaman tokoh-tokoh besar AS seperti Presiden Abraham Lincoln dan Senator John McCain.
Penggunaan Rotunda untuk pelantikan Presiden adalah kejadian yang sangat jarang, menjadikannya sebuah momen bersejarah.
Meskipun pelantikan Presiden AS biasanya digelar secara outdoor di balkon West Front Gedung Capitol, kali ini cuaca buruk membuat pelantikan dipindahkan ke dalam ruangan.
Ini mengingatkan kita pada peristiwa serupa pada tahun 1985, ketika pelantikan Presiden Ronald Reagan dilakukan di dalam ruangan akibat suhu yang sangat dingin, mencapai minus 23 hingga minus 29 derajat Celsius.
Pelantikan Presiden di Gedung Capitol: Sebuah Momen Bersejarah
Pelantikan Presiden Amerika Serikat di Gedung Capitol bukan hanya acara politik biasa, melainkan sebuah tradisi kenegaraan yang melambangkan proses demokrasi yang kuat. Setiap pelantikan menjadi momen yang menyatukan bangsa dan menunjukkan kekuatan konstitusional negara ini.
Dengan lokasi yang penuh sejarah, Gedung Capitol terus menjadi simbol peran penting legislatif AS dan tempat di mana rakyat Amerika Serikat dapat menyaksikan proses demokrasi mereka berlangsung.
Pelantikan Presiden Donald Trump di Rotunda Gedung Capitol pada Januari 2025 akan menjadi bagian dari perjalanan panjang gedung ini sebagai pusat pemerintahan dan simbol kebebasan serta demokrasi yang menjadi landasan bagi bangsa ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















