BOGORTODAY.COM – Paus Fransiskus, pemimpin umat Katolik sedunia, menyampaikan pesan dan harapan kepada Donald Trump yang akan dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/1/2025).
Dalam pesan tersebut, Paus Fransiskus mengucapkan doa dan harapan agar Trump selalu diberkahi dengan kebijaksanaan dalam memimpin negara adidaya tersebut.
Paus yang kini berusia 88 tahun itu menyampaikan salam hangat kepada Trump dalam pesan yang dikeluarkan menjelang pelantikan.
“Jaminan doa saya bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa akan memberikan Anda kebijaksanaan, kekuatan, dan perlindungan,” ucap Paus Fransiskus.
Paus juga berharap agar di bawah kepemimpinan Trump, Amerika Serikat bisa menjadi negara yang lebih makmur dan inklusif.
“Saya berharap bahwa di bawah kepemimpinan Anda, masyarakat Amerika akan makmur dan selalu berusaha untuk membangun masyarakat yang lebih adil, di mana tidak ada ruang untuk kebencian, diskriminasi, atau pengucilan,” tambah Paus.
Pesan tersebut juga mencakup seruan untuk mengatasi diskriminasi, dengan Paus mengingatkan agar semua individu di Amerika Serikat dihargai dan diperlakukan dengan adil, tanpa adanya kebencian atau peminggiran.
Paus Fransiskus, yang dikenal sebagai pembela hak-hak kemanusiaan, menekankan pentingnya solidaritas dan keadilan sosial dalam pemerintahan.
Selain itu, Paus juga memberikan komentarnya terkait kebijakan Trump sebelumnya mengenai imigrasi. Dalam wawancara pada Minggu (19/1/2025), Paus mengkritik rencana Trump untuk mendeportasi imigran tanpa dokumen.
“Jika itu benar, itu akan menjadi malapetaka, karena itu membuat orang-orang malang yang tidak punya apa-apa harus membayar,” tegas Paus Fransiskus kepada saluran televisi Italia, Nove.
Paus Fransiskus yang berasal dari Argentina, sebuah negara yang memiliki banyak penduduk imigran, selama ini dikenal vokal dalam menyuarakan perlindungan bagi imigran dan pengungsi. Ia terus menekankan pentingnya kebijakan yang lebih manusiawi terhadap kelompok-kelompok yang rentan.
Trump, yang akan dilantik malam ini menggantikan Joe Biden sebagai Presiden AS, kini dihadapkan pada tantangan besar untuk mewujudkan cita-cita Paus Fransiskus akan sebuah masyarakat yang lebih adil dan inklusif.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















