Bus Rombongan Santri Terjun ke Jurang di Wonosobo, 18 Santri Luka-Luka

Ilustrasi kecelakaan bus

BOGORTODAY.COM – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Rabu (22/1/2025) sore, ketika sebuah bus rombongan santri terjun ke jurang sedalam 15 meter.

Bus pariwisata yang membawa 37 orang santri ini terguling setelah diduga sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan saat melintas di jalan menanjak. Akibat kecelakaan tersebut, belasan santri mengalami luka-luka dan kini dirawat di sejumlah rumah sakit di Magelang.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Dampingi Prabowo dan Dedi Mulyadi, Sejumlah Ruas Jalan Strategis Kabupaten Bogor Diresmikan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Wonosobo, Iptu Erick Agista, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika bus dengan nomor polisi AD 1473 CC yang dikemudikan oleh Ngafifi, warga Ngluwar, Kabupaten Magelang, melaju di Tanjakan Siroto, Desa Randusari, Kecamatan Kepil.

Diduga, sopir bus tidak mampu menguasai kendaraan dalam posisi menanjak, sehingga bus merosot dan jatuh ke jurang.

“Dugaan sementara, pengemudi bus tidak mampu menguasai kemudi saat melaju di Tanjakan Siroto. Bus kemudian merosot sehingga jatuh ke jurang,” kata Iptu Erick.

BACA JUGA :  Tio Pakusadewo Ungkap Perjuangan Melawan Penyakit, Enam Bulan Bolak-Balik Rumah Sakit hingga Jalani Berbagai Perawatan

Beruntung, dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa. Namun, 18 santri yang ada di dalam bus mengalami luka-luka, beberapa di antaranya mengalami cedera serius. Para korban kini dirujuk ke tiga rumah sakit di Magelang untuk mendapatkan perawatan medis.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================