
“Kendaraan Hiace putih melaju dan masuk ke arah berlawanan. Dari arah berlawanan melaju truk, sehingga kontra adu moncong tak bisa dihindari,” ujar AKP Anthonio.
Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengendara di Jalur Pantura, yang seringkali menjadi jalur rawan kecelakaan akibat kelelahan pengemudi.
AKP Anthonio mengimbau para sopir untuk lebih berhati-hati dan beristirahat sejenak jika merasa lelah atau mengantuk demi mencegah kecelakaan serupa.
“Kecelakaan seringkali disebabkan hilangnya konsentrasi akibat mengantuk maupun kelelahan,” tambahnya.
Peringatan Keras untuk Pengendara
Kecelakaan ini menambah daftar panjang kecelakaan maut yang terjadi di jalur Pantura, yang merupakan salah satu jalur vital di Jawa.
Masyarakat, khususnya para pengemudi kendaraan umum dan pribadi, diminta untuk selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit dan cukup istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Tragedi ini juga menambah kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan, mengingat setiap kelalaian kecil dapat berakibat fatal.
Bagi para pengendara, baik itu sopir truk, bus, maupun kendaraan pribadi, keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















