Gunung Ibu Meletus Lagi, Kolom Abu Vulkanis Setinggi 1.200 Meter Teramati

Gunung Ibu Meletus Lagi, Kolom Abu Vulkanis Setinggi 1.200 Meter Teramati

BOGORTODAY.COM – Pada Selasa, 28 Januari 2025, Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya.

Erupsi yang terjadi pada pukul 06:18 WIT menyemburkan kolom abu vulkanis setinggi 1.200 meter di atas puncaknya, yang setara dengan 2.525 meter di atas permukaan laut.

Menurut Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ibu, Axl Roeroe, kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas yang cukup tebal, menyebar ke arah barat.

Fenomena ini tercatat dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 111 detik pada seismograf.

Menanggapi erupsi ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status aktivitas vulkanik Gunung Ibu pada Level IV Awas sejak 15 Januari 2025.

Status ini menandakan adanya potensi erupsi yang tinggi dan berbahaya. Masyarakat di sekitar wilayah gunung api tersebut diminta untuk tetap waspada dan mengikuti rekomendasi yang diberikan oleh otoritas setempat.

Dengan status Awas, PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 km dari puncak gunung. Selain itu, perluasan sektoral yang membentang hingga 6 km ke arah bukaan kawah di bagian utara juga disarankan untuk dihindari.

BACA JUGA :  Beasiswa Kemenpora-LPDP 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka, Atlet dan Pelaku Olahraga Berpeluang Kuliah S2-S3 Gratis

Kegiatan pendakian atau perjalanan ke kawasan Gunung Ibu sangat dilarang selama status ini masih berlaku.

PVMBG juga mengingatkan bahwa jika terjadi hujan abu, masyarakat yang berada di luar rumah disarankan untuk melindungi diri dengan menggunakan masker untuk hidung dan mulut serta kacamata untuk melindungi mata dari dampak abu vulkanik yang dapat berbahaya bagi kesehatan.

Erupsi Gunung Ibu ini tidak hanya berdampak pada kualitas udara di sekitar wilayah gunung, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari masyarakat. Abu vulkanis yang terbawa angin bisa menutupi jalan, merusak tanaman, serta mencemari sumber air.

Pemerintah daerah dan pihak terkait terus memantau perkembangan gunung ini dan memberikan peringatan dini kepada warga setempat.

Selain itu, langkah-langkah mitigasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya abu vulkanik dan cara menghadapi erupsi juga terus digalakkan.

Diberlakukannya status Awas juga mengindikasikan adanya potensi peningkatan aktivitas vulkanik dalam waktu dekat, yang bisa berbahaya bagi siapa saja yang berada di sekitar gunung.

BACA JUGA :  Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Tampil Lebih Agresif dengan Fitur Modern dan Torsi Lebih Besar

PVMBG mengingatkan agar pendaki dan wisatawan yang berencana mendaki Gunung Ibu segera membatalkan rencana mereka demi keselamatan bersama.

Selain ancaman abu vulkanik, potensi erupsi yang lebih besar juga bisa menyebabkan luncuran lava atau letusan eksplosif yang lebih kuat.

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Ibu diminta untuk selalu mengikuti perkembangan informasi dari PVMBG dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

Dengan erupsi yang terjadi pada pagi hari ini, Gunung Ibu kembali mengingatkan kita akan potensi bencana alam yang dapat datang dengan cepat dan tak terduga.

Warga setempat dan penduduk di wilayah sekitar disarankan untuk tetap waspada, menjauhi zona berbahaya, dan mematuhi segala peringatan yang diberikan oleh pihak berwenang.

Aktivitas pendakian dan segala aktivitas yang berisiko tinggi di kawasan gunung ini sebaiknya dihentikan sementara untuk mencegah terjadinya korban jiwa.

Selalu ikuti perkembangan terbaru mengenai Gunung Ibu melalui kanal resmi PVMBG dan otoritas terkait untuk memastikan keselamatan diri dan keluarga.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================