Wasit Liga Inggris Michael Oliver Dapat Ancaman Menyusul Kontroversi Kartu Merah

BOGORTODAY.COM – Wasit Premier League, Michael Oliver, saat ini berada dalam penanganan polisi setelah menerima ancaman menyusul keputusan kontroversialnya usai mengusir bek Arsenal, Myles Lewis-Skelly, dengan kartu merah.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (25/1) lalu saat laga Arsenal melawan Wolverhampton Wanderers. The Gunners menang 1-0 namun Myles Lewis-Skelly, yang baru berusia 18 tahun, diusir dari lapangan karena melakukan pelanggaran keras.

Gelandang Wolves, Joao Gomez, juga diusir dari lapangan pada babak kedua pertandingan. Namun, keputusan Michael Oliver memicu badai caci maki di dunia maya, dengan badan pengatur wasit Premier League (PGMOL) mengutuknya sebagai hal yang ‘benar-benar menjijikkan’.

Menurut sebuah laporan di The Times, patroli polisi dikerahkan ke rumah Oliver untuk memastikan keamanan Oliver, istrinya dan putri mereka yang berusia dua tahun. Mengingat Oliver adalah salah satu wasit yang paling dihormati di liga, ancaman ini menjadi perhatian serius.

BACA JUGA :  5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik

Oliver awalnya dijadwalkan memimpin laga besar Premier League antara Arsenal dan Manchester City pada Ahad (2/2) mendatang. Namun, dengan adanya situasi ini, ia dialihkan untuk memimpin pertandingan penting antara Ipswich Town dan Southampton pada Sabtu nanti.

Unit Kepolisian Sepak Bola Inggris (UKFPU) bekerja sama dengan perusahaan media sosial untuk melacak pelaku pelecehan online tersebut. Mark Roberts, Kepala Konstabel UKFPU, memberikan peringatan tegas: “Jika orang berpikir mereka bisa bersembunyi di balik keyboard mereka, mereka salah. Kami akan mengejar pelaku, bahkan hingga ke luar negeri, dengan bantuan otoritas internasional.”

BACA JUGA :  Apakah Kanker Ginjal Bisa Sembuh? Ini Penjelasan dan Pilihan Pengobatannya

Menanggapi situasi ini, PGMOL mengeluarkan pernyataan resmi: “Kami sangat terkejut dengan ancaman dan pelecehan yang ditujukan kepada Michael Oliver setelah pertandingan Wolverhampton Wanderers melawan Arsenal. Tidak ada wasit yang seharusnya menjadi sasaran pelecehan, apalagi serangan yang sangat menjijikkan seperti yang dialami Michael dan keluarganya dalam 24 jam terakhir.”

Kejadian ini menyoroti tantangan yang dihadapi wasit dalam sepak bola modern, terutama di era media sosial yang memungkinkan pelecehan online terjadi dengan mudah. Keputusan untuk memberikan perlindungan bagi Oliver menunjukkan langkah tegas dalam menjaga keselamatan pejabat liga dari ancaman serius.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================