
Sejak Agustus 2024, Nissan juga sudah memangkas produksi di pabrik Kyushu sebesar sepertiga akibat turunnya permintaan di pasar AS untuk model-model lama seperti Rogue.
Meskipun demikian, perusahaan memastikan bahwa mereka terus berkomitmen untuk memastikan kelangsungan hidup dan pertumbuhan jangka panjang mereka dengan langkah-langkah yang diperlukan.
Pada November 2024, Nissan mengumumkan rencana pemangkasan hingga 9.000 pekerjaan secara global dan pengurangan kapasitas produksi hingga 25 jalur kendaraan.
Keputusan ini muncul sebagai respons terhadap penurunan penjualan mereka di pasar besar seperti China dan Amerika Utara.
Selain langkah efisiensi internal, Nissan juga membuka peluang baru melalui potensi merger dengan Honda Motor.
Pada akhir 2024, kedua perusahaan ini memulai pembicaraan mengenai kemungkinan merger yang dapat menciptakan grup mobil terbesar ketiga di dunia dengan output tahunan mencapai 7,4 juta kendaraan.
Dengan langkah-langkah efisiensi yang sedang dijalankan dan potensi kolaborasi dengan Honda, Nissan berharap dapat mengatasi tantangan pasar yang semakin ketat, serta memastikan masa depan yang lebih stabil dan menguntungkan bagi perusahaan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















