
“Ponpes sudah sangat membantu Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas anak bangsa, ini jangan disalahkan, malah kita harus bantu mereka,” tambahnya.
Ridwan menjelaskan bahwa para pimpinan Ponpes pasti telah mempertimbangkan dengan matang masa depan para santri, termasuk dalam mengikuti pendidikan formal. Ia menegaskan bahwa para pimpinan Ponpes lebih tahu apa yang terbaik untuk kehidupan santri di masa depan.
Ia juga meminta pemerintah untuk tidak membeda-bedakan pendidikan di Ponpes, mengingat kontribusi mereka dalam mencetak generasi bangsa. “Apalagi di pondok yang menekankan pendidikan karakter dan akhlak, maka pemerintah harus memikirkan itu semua,” tuntasnya.
Perlu diketahui, RLS di Kabupaten Bogor saat ini masih berada di angka 8,39 tahun, lebih rendah dari angka rata-rata nasional, dan ada lima kecamatan yang berada di zona merah. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















