
“Masyarakat perlu lebih waspada dengan ancaman penyakit diabetes. Karena tidak hanya menyerang orang dewasa saja,” ujar dr. Susana.
Beberapa ciri-ciri yang menunjukkan anak mengalami diabetes antara lain sering merasa haus, sering buang air kecil, berat badan tidak bertambah meski nafsu makan meningkat, serta mudah merasa lelah meskipun sudah cukup beristirahat.
Pencegahan Diabetes pada Anak
Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Kesehatan Kota Batu gencar menggalakkan program pencegahan diabetes pada anak-anak, salah satunya melalui edukasi di sekolah-sekolah dan tempat umum.
Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menjadi salah satu sarana untuk menyebarkan informasi mengenai pentingnya pola hidup sehat guna mencegah diabetes.
Dr. Susana menambahkan bahwa diabetes pada anak dapat dicegah melalui langkah-langkah sederhana, seperti mengatur pola makan sehat, berolahraga secara rutin, menjaga berat badan ideal, dan menghindari stres.
“Jika langkah-langkah ini dilakukan, maka persoalan diabetes pada anak-anak bisa teratasi,” ujarnya.
Melakukan screening pada anak-anak berusia 15 tahun ke bawah juga sangat penting untuk mendeteksi diabetes sejak dini.
Semakin dini diabetes terdeteksi, semakin cepat pula tindakan pengobatan dapat dilakukan, yang tentunya akan lebih efektif. Dengan pencegahan yang tepat, diharapkan angka kasus diabetes pada anak-anak dapat ditekan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















