
Ibu tiga anak ini juga harus melakukan kontrol pascarawat inap untuk memastikan kesehatannya kembali pulih sepenuhnya.
Fenita menceritakan bahwa dia sempat terkejut dan syok mendengar berita mengenai meninggalnya Barbie Hsu saat liburan Imlek di Jepang. Ia merasa ada kesamaan antara kondisi dirinya dengan apa yang dialami oleh Barbie Hsu.
“Itu dia kemarin pas lihat berita itu jujur saya masih syok karena apa yang terjadi dengan Barbie Hsu itu mirip seperti apa yang saya rasain. Benar-benar langsung bersyukur banget Allah masih kasih kesempatan saya untuk bisa menjalankan hidup ini dan semoga sakit kemarin jadi penggugur dosa,” ujar Fenita, dengan penuh rasa syukur.
Fenita juga mengungkapkan bahwa virus yang menyerangnya kali ini sangat terasa berat, bahkan lebih parah dibandingkan saat dirinya pernah terinfeksi COVID-19.
“Tapi memang bisa dikatakan bahwa virus ini benar-benar berasa banget di saya dibanding ketika dulu saya sempat kena COVID. Jadi ketika posisi sakit, badan juga terasa sakit ditambah ada penyakit lain, bronkitis atau pneumonia, itu yang buat makin berat juga,” kata Fenita.
Fenita Arie mengakhiri cerita kesehatannya dengan harapan agar penyakit yang dialaminya bisa menjadi penggugur dosa dan bahwa dirinya dapat segera pulih untuk kembali berkumpul dengan keluarga.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















