
Dedi juga menyoroti besarnya jumlah barang bukti narkoba yang hampir mencapai 1,2 ton, yang menurutnya menjadi ancaman serius, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kejahatan ini bukan hal biasa, tetapi kejahatan luar biasa yang harus dipandang dari sisi geopolitik dan geo-strategis, bukan sekadar peristiwa kriminal,” katanya.
Ia menegaskan bahwa peredaran narkoba berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat, termasuk merusak daya ingat dan kondisi fisik penggunanya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














