
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengungkapkan, Gus Yusuf mengajak pilar sosial untuk dapat bersinergi dalam mendukung program penurunan kemiskinan yang digagas Presiden Prabowo.
“Presiden Prabowo Subianto menargetkan untuk mengurangi angka kemiskinan secara signifikan pada 2026. Kemiskinan ekstrim yang lebih 3 juta itu bisa nol persen pada tahun 2026, secepatnya pada tahun 2025 selambat-lambatnya pada tahun 2026 harus sudah 0 persen,” ungkap Gus Yusuf.
Selain itu, Gus Yusuf menekankan pentingnya peran pilar-pilar sosial dalam menjalankan Program 12 PAS (Program Asistensi Sosial) dari Kementerian Sosial, yang ditujukan untuk membantu kelompok-kelompok rentan.
“Kita harus mengetahui apa yang harus kalian kerjakan, supaya yang kita layani bisa tersenyum, siapa yang perlu kita buat ketawa, yaitu yang dirumuskan dalam 12 pas” ujarnya.
Menurutnya, sasaran dari program tersebut meliputi anak-anak dalam situasi rentan, penyandang disabilitas, lansia, masyarakat berpendapatan rendah, korban bencana, perempuan yang rentan, individu bermasalah, serta mereka yang terpengaruh narkoba, HIV/AIDS, dan lainnya.
“Kabupaten Bogor terus mengalami kemajuan namun ada masalah-masalah sosial yang harus kita tangani bersama dengan kerja keras, agar kesejahteraan sosial masyarakatnya semakin meningkat,” tandas Gus Yusuf. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















