BOGORTODAY.COM – Angin kencang yang terjadi pada Minggu, 9 Februari 2025, telah merusak banyak rumah dan fasilitas di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Sebanyak delapan desa yang tersebar di empat kecamatan terdampak bencana alam ini.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, yang akrab disapa Aam, peristiwa ini mengakibatkan 130 jiwa terdampak dan 41 rumah mengalami kerusakan.
Desa-desa yang terkena dampak angin kencang meliputi Desa Mojokerto, Desa Mojodoyong, Desa Karangpelem, Desa Jenggrik, dan Desa Bendungan di Kecamatan Kedawung; Desa Saradan di Kecamatan Karangmalang; Desa Sambirejo di Kecamatan Sambirejo; serta Kelurahan Sepat di Kecamatan Masaran.
“Angin kencang menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan di wilayah tersebut,” jelas Aam.
Dari hasil kaji cepat sementara, sebanyak 41 rumah mengalami kerusakan. Rinciannya, 41 rumah rusak ringan, satu rumah rusak sedang, dan satu fasilitas umum rusak berat.
Selain itu, satu fasilitas kesehatan juga mengalami kerusakan ringan. Sebanyak 37 pohon tumbang turut melengkapi dampak kerusakan akibat angin kencang ini.
Menanggapi situasi tersebut, BPBD Kabupaten Sragen telah melakukan upaya pembersihan pohon tumbang dan melakukan asesmen untuk menilai dampak lebih lanjut pada warga yang terdampak.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















