Kabupaten Bogor Krisis Blanko KTP, Disdukcapil Dorong Warga Beralih ke IKD

Krisis blanko ini menyebabkan antrean panjang warga yang membutuhkan pencetakan ulang KTP. Banyak dari mereka yang harus menunggu lebih lama atau mencari alternatif lain untuk mendapatkan dokumen kependudukan yang valid.

Situasi ini juga memunculkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap pelayanan publik lainnya, seperti perbankan, administrasi kesehatan, dan kepentingan hukum yang membutuhkan KTP sebagai syarat utama.

BACA JUGA :  Perdana, Peringatan HJB ke-544 Digelar di Citalahab Malasari

Sebagai langkah mitigasi, Disdukcapil Kabupaten Bogor mendorong masyarakat, terutama dari kategori Non-PRR, untuk beralih ke Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Dengan demikian, Hadijana, mendorong warga untuk beralih menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“KTP fisik tetap kita prioritaskan, tetapi bagi warga yang KTP-nya rusak atau hilang, kami arahkan ke IKD karena datanya sudah otomatis tersimpan dalam sistem,” ujarnya.

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Namun, transisi menuju IKD juga menghadapi tantangan tersendiri. Tidak semua warga memiliki akses atau pemahaman yang memadai terhadap sistem digital.

Infrastruktur pendukung serta literasi digital di kalangan masyarakat masih perlu ditingkatkan agar IKD dapat diterapkan secara optimal. ***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================