BOGORTODAY.COM – Banjir besar yang melanda Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah menyebabkan ribuan rumah terendam air. Dampak bencana ini sangat besar, dengan lebih dari 1.700 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Selain Kota Makassar, banjir juga merambah beberapa daerah lain seperti Gowa, Luwu, Soppeng, dan Pinrang.
Berdasarkan laporan yang diterima dari Tim Assessment Dinas Sosial Kota Makassar, Kecamatan Manggala merupakan kawasan yang paling parah terdampak. Di Kecamatan Manggala, jumlah pengungsi mencapai 1.070 jiwa, yang terdiri dari 290 kepala keluarga (KK).
Pengungsi tersebar di 15 titik pengungsian, dengan tiga titik terbesar berada di Masjid Jabal Nur, Masjid Al Mukarramah, dan Komplek Ikhwah.
Di Kecamatan Biringkanaya, sebanyak 371 jiwa (110 KK) mengungsi di lima titik pengungsian, dengan titik terbanyak berada di Masjid Grand Rahmani yang menampung 163 jiwa (50 KK). Sementara itu, di Kecamatan Tamalate, sebanyak 270 jiwa (74 KK) bertahan di Masjid Al Ikhlas.
Sebagai respons terhadap bencana ini, Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan logistik senilai Rp1,04 miliar dari Lumbung Sosial di Regional Makassar ke Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan.
Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir yang disebabkan oleh meningkatnya intensitas hujan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang lebih dikenal dengan Gus Ipul, menyampaikan bahwa bantuan yang dikirimkan tersebut berupa berbagai kebutuhan darurat, termasuk 1.500 paket makanan siap saji, 400 lembar selimut, 400 lembar kasur, 350 lembar tenda gulung, 20 unit tenda keluarga, 400 paket kids ware, 300 paket family kit, 200 paket sandang dewasa, dan 3 unit lampu sorot stagger.
Gus Ipul menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari strategi mitigasi bencana yang telah disusun sebelumnya. Kemensos bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi bantuan berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.
“Kemensos akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Kami juga akan memantau kondisi di lapangan dan jika diperlukan, akan segera menambah bantuan yang diperlukan,” ujar Gus Ipul.
Gus Ipul juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas yang berwenang. Dalam situasi bencana seperti ini, kesiapsiagaan dan solidaritas antarwarga menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan tidak ada yang terabaikan.
Dengan langkah cepat ini, Kemensos kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat. Diharapkan, bantuan yang telah disalurkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir dan mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















