
Kapal KM. Sumber Rizqi merupakan kapal nelayan yang biasanya berangkat dari dermaga Kabupaten Batang untuk menangkap ikan di sekitar laut pesisir Pekalongan dan Pemalang. Sehari-hari, kapal ini digunakan oleh nelayan untuk mencari ikan dan pulang kembali setelah beberapa hari berlayar.
Saksi kejadian, Nur Salim, yang turut membantu evakuasi, mengungkapkan bahwa mereka memberikan kode menggunakan lampu senter untuk meminta bantuan.
“Ngasih kode pakai lampu senter. Yang berhasil dievakuasi ada 16 orang, meninggal satu. Sampai sekarang katanya yang dua orang itu belum ditemukan,” ujarnya.
Proses evakuasi berjalan lancar bagi 15 ABK yang berhasil diselamatkan, dan jenazah Sumilin telah diserahkan kepada keluarganya. Sementara itu, proses pencarian dua ABK yang hilang akan terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan hingga mereka ditemukan.
Keluarga korban dan masyarakat setempat berharap agar dua ABK yang hilang segera ditemukan dengan selamat. Sementara itu, pemerintah setempat dan tim SAR berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencarian hingga korban yang hilang dapat ditemukan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















