
Pagu anggaran Kemendikbudristek sendiri mencapai Rp 56,6 triliun. Salah satu area yang mengalami efisiensi adalah anggaran untuk Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), yang mengalami pengurangan hingga 50%, dari semula Rp 6,01 triliun menjadi setengahnya.
Satryo Soemantri Brodjonegoro, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, mengusulkan agar anggaran BOPTN yang telah dipangkas ini dikembalikan ke jumlah semula, yakni Rp 6,018 triliun, untuk memastikan kelancaran operasional perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Dengan kebijakan efisiensi yang diterapkan, pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan tinggi di Indonesia, terutama dalam hal penyediaan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dan membutuhkan bantuan pendidikan.
Beasiswa LPDP dan program beasiswa lainnya di Kemenag tetap menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















