Gudang PT PG Pakis Baru Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Gudang PT PG Pakis Baru Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

BOGORTODAY.COM – Sebuah kebakaran melanda gudang milik PT PG (Pabrik Gula) Pakis Baru yang terletak di Desa Pakis, RT 5 RW 2, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada Jumat sore, 14 Februari 2025. Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting jaringan listrik yang terjadi di area gudang.

Kejadian tersebut dilaporkan sekitar pukul 15.45 WIB. Menurut Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, kebakaran bermula ketika seorang karyawan pabrik gula melihat api dan kepulan asap yang berasal dari gudang penyimpanan ampas hasil penggilingan tebu. Api kemudian menjalar ke sebagian bangunan gudang.

BACA JUGA :  Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Gunung Putri Bogor

“Karyawan tersebut segera melaporkan kejadian itu kepada rekan-rekannya, dan bersama dengan bantuan pemadam kebakaran dari PT LPI PG Pakis Baru serta Damkar Bakorwil I Pati (pos Juwana), mereka berusaha untuk memadamkan api,” ujar Aris saat dikonfirmasi detikJateng.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kobaran api. Setelah lebih dari satu jam upaya pemadaman, api berhasil dipadamkan pada pukul 16.50 WIB.

Proses pendinginan dilakukan oleh tim pemadam kebakaran hingga kondisi ampas hasil penggilingan di dalam gudang benar-benar padam dan dingin pada pukul 17.10 WIB.

BACA JUGA :  Belanda Tampil Superior, Swedia Dibungkam 5-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Aris menegaskan bahwa dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 juta, yang sebagian besar disebabkan oleh kerusakan ampas hasil penggilingan tebu di dalam gudang.

“Penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Kami akan melanjutkan penyelidikan untuk memastikan hal tersebut,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================