
Beberapa jam setelah Gunung Ile Lewotolok meletus, pada pukul 05.58 WITA, Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Flores Timur juga meletus. Gunung ini memiliki status level IV atau Awas, dan erupsi memuntahkan kolom abu setinggi 900 meter di atas puncak, yang diperkirakan sekitar 2.484 meter di atas permukaan laut.
Erupsi ini juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7,1 mm dan durasi sekitar 44 detik.
Herman Yosef S Mboro, petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, mengimbau agar masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi serta di sektor barat daya, utara, dan timur laut sejauh 7 kilometer.
Masyarakat juga diminta untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan yang bisa terjadi jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Selain itu, masyarakat yang terdampak hujan abu juga disarankan untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna melindungi sistem pernapasan.
Peringatan Waspada
Kedua gunung yang meletus ini memunculkan ancaman yang serius bagi masyarakat sekitar. Pihak berwenang terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik di kedua gunung dan memberikan imbauan untuk selalu mengikuti instruksi dari petugas.
Warga diminta untuk tetap waspada dan menghindari daerah-daerah yang sudah diidentifikasi sebagai zona bahaya, serta mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan lahar atau hujan abu.
Kejadian ini menambah daftar aktivitas vulkanik yang patut diperhatikan di wilayah Flores, dan diharapkan masyarakat dapat menjaga kewaspadaan serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















