
Ia juga berpendapat bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang memangkas perjalanan dinas dan kegiatan meeting mengganggu kelangsungan bisnis perhotelan.
Boboy menyampaikan bahwa para pelaku usaha perhotelan sepakat untuk meminta agar kebijakan tersebut dikaji ulang oleh pihak berwenang, agar tidak merugikan industri hotel.
“Semua pihak sepakat untuk meminta agar kebijakan ini dikaji kembali, agar tidak merugikan bisnis perhotelan,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















