
Salah satu kebijakan yang menjadi sorotan adalah diskon harga tiket pesawat, yang telah disampaikan oleh Prabowo sebelumnya pada acara Puncak Perayaan HUT Ke-17 Partai Gerindra pada Sabtu (15/2/2025).
Dalam acara tersebut, Prabowo menyampaikan harapannya agar harga tiket pesawat turun lebih lanjut. “Harga tiket pesawat terbang turun, dan harus turun lagi kalau bisa,” kata Prabowo.
Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat yang hendak mudik atau bepergian selama musim Ramadan dan Lebaran.
Sebelumnya, pada rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka pada 27 November 2024, pemerintah sepakat untuk menurunkan harga tiket pesawat domestik sebesar 10 persen selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Penurunan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina, dan Airnav, yang akan menurunkan fuel surcharge, tarif jasa kebandaraudaraan, dan harga avtur.
Selain itu, tarif tol yang sering menjadi beban pengendara saat musim libur Lebaran juga akan mendapatkan diskon untuk meringankan biaya perjalanan mudik.
Harapan untuk Pertumbuhan Ekonomi
Prabowo berharap bahwa kebijakan stimulus ini dapat membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terjadi selama beberapa tahun terakhir.
Dengan adanya berbagai program bantuan dan potongan harga ini, pemerintah berharap dapat merangsang pertumbuhan ekonomi di sektor konsumsi, pariwisata, dan transportasi, yang semuanya berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia.
Dengan sejumlah kebijakan ini, masyarakat diharapkan dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan lebih ringan dan penuh kebahagiaan, sementara pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi demi kesejahteraan rakyat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















