
BOGORTODAY.COM – Sebuah truk trailer bermuatan 38 ton gula pasir mengalami kecelakaan tunggal di jalan poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya di Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Kamis (20/2/2025) sekitar pukul 23.20 WIB.
Truk tersebut terguling dan muatannya tumpah, mengakibatkan kemacetan panjang di jalur utama Lamongan-Gresik.
Penyebab Kecelakaan: Pecah Ban Truk
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Hadi Siswanto, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi ketika truk trailer yang dikemudikan oleh Andik Setiawan (24), warga Desa Ketangi, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, melaju dari arah Lamongan menuju Gresik dengan kecepatan sedang.
Truk tersebut mengalami pecah ban depan sebelah kanan, yang menyebabkan truk terguling dan menutup badan jalan.
Tidak Ada Korban Jiwa, Namun Kerugian Material Besar
Meski truk mengalami kecelakaan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Tidak ada korban jiwa,” ujar Iptu Hadi Siswanto kepada wartawan.
Namun, kejadian ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar, baik pada truk yang terguling maupun gula pasir seberat 38 ton yang tumpah ke jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur poros nasional Lamongan-Babat mengalami kepadatan yang cukup panjang.
Kepadatan Arus Lalu Lintas
Hingga Jumat pagi (21/2/2025) pukul 08.00 WIB, arus lalu lintas di jalur poros nasional Lamongan-Gresik masih mengalami kepadatan. Hal ini disebabkan oleh proses evakuasi truk dan pembersihan gula pasir yang memakan waktu cukup lama.
Petugas kepolisian dan tim evakuasi sudah berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan mempercepat proses pembersihan agar kemacetan dapat segera terurai.
Upaya Evakuasi dan Pengaturan Lalu Lintas
Petugas kepolisian bekerja keras untuk mengevakuasi truk yang terguling dan memindahkan muatan gula pasir dari badan jalan. Meski begitu, kepadatan lalu lintas masih terjadi mengingat banyaknya kendaraan yang harus menunggu jalur tersebut kembali normal.
Petugas juga terus mengatur arus lalu lintas agar kendaraan dapat bergerak meskipun dengan kecepatan terbatas.
Kecelakaan ini mengingatkan pentingnya pemeliharaan kendaraan, terutama ban, yang menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga keselamatan di jalan raya. Kejadian serupa bisa berpotensi membahayakan pengguna jalan lain jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Kepolisian Terus Mengimbau Warga untuk Berhati-Hati
Pihak kepolisian terus mengimbau pengemudi untuk berhati-hati dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, terutama pada bagian ban yang menjadi penyebab utama kecelakaan ini.
Selain itu, mereka juga mengingatkan pengguna jalan untuk selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar mereka guna menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan.
Proses evakuasi truk dan pembersihan jalan diharapkan bisa segera selesai, dan jalur utama Lamongan-Gresik kembali lancar dalam waktu dekat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















