
Menurut penulis kedua-duanya benar dengan alasannya masing-masing, pihak SMAN 6 Depok tidak mungkin untuk membatalkan study tour yang sudah direncanakan jauh-jauh hari. Pastilah berhubungan dengan pihak biro perjalanan sebagai Event Organisation (EO), pihak transportasi bus, pihak hotel , pihak tiket dan pihak catering.
Sedang KDM itu memang orangnya terkenal spontan, merakyat, suka terjun langsung ke masyarakat, dermawan, peduli dengan wong cilik, pokoknya gas pol dan sat set. Apalagi selama ini Kang Dedi Mulyadi ini sangat aktif bermedsos di youtube, hampir tiap hari muncul dengan tema kekinian.
Nah kata kuncinya sekarang adalah, pihak sekolah harus lebih hati-hati lagi jika akan mengadakan study tour lagi, misal bagi peserta didik yang kurang mampu untuk diberi keringanan harga.
Cara yang ke 2 yaitu diberi subsidi untuk peserta didik yang kurang mampu, dengan harga yang berbeda lebih mahal untuk peserta didik yang mampu.
Sedang untuk KDM, agar ekstra hati-hati, karena sekarang KDM sudah menjadi seorang pejabat publik yaitu gubernur. Karena setiap perkataan dan tindakan seorang pejabat publik akan dikritisi oleh rakyatnya. Dan setiap kebijakan pejabat publik itu akan berpengaruh terhadap rakyatnya.
Ayo tetap kreatif dan gas pol untuk terus memajukan pendidikan di Jabar khususnya dan Indonesia pada umumnya. Jayalah Indonesiaku.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















