
Selain di Kedungwinong, Desa Kepuh juga masih dalam pemantauan Tim SAR gabungan. Banjir tidak hanya menggenangi rumah warga, tetapi juga menyebabkan penutupan akses jalan Solo-Wonogiri, sehingga arus lalu lintas terpaksa dialihkan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, menjelaskan bahwa hujan deras yang turun sejak siang hari menyebabkan saluran irigasi dan anak sungai meluap, sehingga banjir terjadi.
“Pengungsi ada beberapa, di Kedungwinong ada satu lokasi. Yang lain, ke tempat saudara. Alhamdulillah ini sudah mulai surut. Yang di Kedungwinong karena ada orang tua, biar di sana dulu sampai besok,” kata Ariyanto.
Selain banjir, di Desa Celep juga terjadi longsor yang menutup akses jalan desa sepanjang 50 meter, menambah beban bagi warga yang terdampak bencana.
Pemerintah setempat terus melakukan upaya penanggulangan dan pemantauan, serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Kondisi banjir mulai surut, namun BPBD Sukoharjo tetap memperingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















