
“Bahwa pada intinya Pemerintah Kabupaten Bogor melalui dinas disperindag dan juga PD Pasar masih mampu komunikasi, mampu kolaborasi untuk mengendalikan harga menjelang persiapan bulan ramadhan,”katanya.
Disisi lain, mengenai pasar Leuwiliang pasca kebakaran, Jaro Ade menekankan perlunya pembangunan yang ideal, tertata, agar seluruh pedagang bisa mengisi kios-kios yang baru dibangunkan.
“Komitmen pak Bupati tentu untuk pasar Leuwiliang yang kemungkinan melibatkan pihak ketiga dilaksanakan pembangunanya. Terpenting adalah setelah dibangun agar bisa diisi dan jualannya juga tertata dengan baik,”ujar Jaro Ade.
Jika pembangunan pasar itu tidak tertata dengan baik kata Jaro Ade, akan mempengaruhi daya beli sehingga para pedagang di Pasar Leuwiliang terkena imbas.
“Kalau pasarnya tidak tertata yang belanja tertahan di depan, yang ke belakang tidak belanja. Jadi nanti kita harus tata ulang agar yang jualan di depan jualan di belakang semuanya merata bisa dikunjungi oleh para pembeli,”pungkas dia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















