13 Sekolah di Kabupaten Bogor Terindikasi Selewengkan Dana PIP

“Masalah ini sangat merugikan masa depan siswa Indonesia yang seharusnya menerima hak mereka,” katanya.

Menurut dia, meskipun pengawasan dari berbagai pihak terkait sudah dilakukan, namun pada kenyataannya, pengawas hanya bisa melemparkan temuan tersebut kepada inspektorat.

“Apapun yang ditemukan oleh pengawas hanya bisa dilaporkan ke inspektorat. Dari sana, keputusan selanjutnya berada di tangan kejaksaan atau kepolisian,” tambahnya.

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

Terkait hal ini, Yusfitriadi, pengamat kebijakan publik, menyampaikan pandangannya mengenai potensi penyebab kasus ini. Ia menilai bahwa salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan penyelewengan dana adalah kurangnya pengawasan dari berbagai pihak terkait.

“Kurangnya koordinasi antara pengawasan internal dan eksternal, serta ketidakmampuan pihak legislatif dan kementerian dalam memantau fenomena yang terjadi, menjadi salah satu penyebab utama,” ungkap Yusfitriadi.

BACA JUGA :  Tanda Kolagen Menurun pada Kulit dan Faktor yang Mempercepat Penuaan Wajah

Lebih lanjut, Yusfitriadi menegaskan bahwa untuk menciptakan generasi yang berprestasi dan berkarakter, pendidikan harus menjadi landasan yang kuat. Satuan pendidikan perlu menunjukkan karakter yang baik dan menjadi contoh teladan bagi siswa.

“Hanya dengan pendidikan yang kuat dan berkarakter, kita bisa mewujudkan cita-cita mencetak generasi emas yang bisa membanggakan,” tuntasnya. ***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================