
Berdasarkan perhitungan hisab, yang menggunakan metode astronomi untuk menentukan posisi bulan, awal Ramadan 1446 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Namun, penentuan resmi tetap menunggu hasil rukyat (pengamatan hilal) dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.
Cecep juga menambahkan bahwa kondisi cuaca berpengaruh pada kemungkinan terlihatnya hilal. Di Jakarta, tinggi hilal yang hanya 4,08 derajat berpotensi terhalang oleh pohon atau gedung.
Jika hilal tidak terlihat, bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari sesuai dengan ketentuan syariat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















