Kecelakaan Truk di Tanjakan Simaling, Pemalang: Akses Jalan Tertutup, Tidak Ada Korban Jiwa

Kecelakaan Truk di Tanjakan Simaling, Pemalang: Akses Jalan Tertutup, Tidak Ada Korban Jiwa

BOGORTODAY.COM – Sebuah kecelakaan terjadi di Tanjakan Simaling, Desa Bulanan, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Selasa (4/3/2025).

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kecelakaan tersebut menyebabkan sebagian badan jalan raya Pemalang-Purbalingga tertutup, mengakibatkan kemacetan panjang di area tersebut.

Kecelakaan melibatkan sebuah truk berpelat nomor G 8870 KZ yang membawa muatan pakaian.

Truk tersebut awalnya melintas untuk menanjak di Tanjakan Simaling, namun diduga truk tidak mampu menanjak dan mesin truk mati. Akibatnya, truk mundur dan menabrak tebing di sisi jalan sebelum terguling.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa posisi truk kini melintang di tengah jalan utama Pemalang-Purbalingga, membuat kendaraan lain, terutama yang bermuatan berat, tidak bisa melintas.

BACA JUGA :  Tragedi di Jasinga, Wabup Bogor Minta Kasus Dugaan Gigitan Anjing Diusut Transparan

Keadaan ini semakin berbahaya karena di sisi kanan jalan terdapat lahan galian C yang sangat dekat dengan jalan. Hal ini meningkatkan risiko bagi kendaraan besar lainnya untuk terguling jika memaksa melintas.

Dampak dari kecelakaan ini adalah terjadinya kemacetan panjang yang sulit dihindari. Bahkan, hingga siang hari, belum terlihat adanya petugas polisi di lokasi untuk mengatur lalu lintas atau melakukan evakuasi terhadap truk yang terguling tersebut.

Karmo, seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi setelah sholat subuh.

“Truknya lagi mau nanjak ke atas tapi nggak kuat, mesinnya mati lalu mundur dan terguling,” ujar Karmo.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Rem Rekrutmen Honorer, Fokus Angkat P3K Penuh Waktu

Warga lainnya, Karyati, juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

“Waktu kejadian ada suara benturan. Saya tengok sudah jadian. Sopirnya tidak apa-apa, katanya mau ke Purwokerto,” jelas Karyati.

Namun, hingga saat ini sopir truk belum terlihat di lokasi kejadian, sehingga belum ada keterangan resmi mengenai kronologi pasti dari kecelakaan ini.

Warga setempat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menangani situasi ini agar arus lalu lintas kembali normal dan tidak ada kecelakaan lebih lanjut yang terjadi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================