Pemkab Bogor Siap Lakukan Relokasi Tempat Tinggal Warga Bojong Koneng

BOGORTODAY. COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bogor) siap melakukan relokasi tempat tinggal warga Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor yang menjadi korban pergerakan tanah

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa pihaknya mengaku telah melakukan pembahasan dengan pihak Sentul City untuk melakukan relokasi terhadap 900 lebih warga yang menjadi korban pergerakan tanah di daerah tersebut.

“Pemkab bogor bersama pihak sentul city pernah membahas di GTRA (Gugus Tugas Reforma Agraria) terkait 900 sekian puluh warga desa bojong koneng yg akan di urus legalitas surat sertifikat tanahnya,” ujarnya. Rabu (5/3/2025).

BACA JUGA :  Jaga Usus dan Hati Sehat dengan 3 Minuman Ini, Rekomendasi Dokter Harvard

Rudy Susmanto menjelaskan bahwa pihaknya bersama Sentul City telah mempersiapkan lahan yang akan menjadi tempat relokasi korban pergerakan tanah pada saat melakukan mitigasi rawan bencana di daerah tersebut.

“Maka Sentul City pada saat itu mempersiapkan lahan pengganti untuk relokasi rumah warga salah satunya yang kita kunjungi itu di hambalang,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Ade Hasrat juga mendukung untuk relokasi korban pergerakan tanah.

“Iya betul, yang pergeseran tanah, memang betul harus direlokasi seperti itu,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Namun, Ade Hasrat menjelaskan, untuk relokasi warga korban pergerakan tanah itu memiliki prosedur tertentu, warga harus menyetujui untuk direlokasi.

“Relokasi ada prosedur sendiri, kita harus menentukan lokasinya dimana, dan seperti apa. Kami juga harus melihat masyarakatnya juga harus bersedia atau tidak,” jelasnya.

Ade Hasrat mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang terdampak bencana alam.

“Prinsipnya kita mencari yang terbaik,” pungkasnya. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================