
Jembatan ini merupakan akses utama yang menghubungkan Kabupaten Nias Barat menuju Kabupaten Nias dan Kota Gunungsitoli.
Menurut warga setempat, Ozi Zai, sebagian besar bangunan jembatan ini hanyut terbawa arus sungai yang meluap.
“Jembatan Sungai Noyo di Desa Tuwuna putus diterjang banjir. Aktivitas kami lumpuh total,” ujarnya.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun insiden ini membuat akses transportasi terputus dan mengganggu mobilitas warga setempat.
Banjir yang melanda wilayah tersebut menjadi bencana yang membutuhkan perhatian serius, dengan upaya evakuasi yang masih berlangsung.
Kejadian ini juga menunjukkan pentingnya penanggulangan bencana yang cepat dan tepat untuk mengurangi dampak buruk pada masyarakat, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















