
“Untuk korban jiwa tidak ada, banjirnya sangat singkat, beberapa menit sudah langsung surut. Namun untuk kerugian masih kami data jumlahnya,” tambah Andri.
Selain banjir bandang, bencana ini juga menyebabkan kerusakan lainnya di Kecamatan Kalibening dan Kecamatan Karangkobar.
Di dua kecamatan tersebut, terdapat empat titik bencana yang terjadi akibat hujan deras, termasuk sebuah jembatan penghubung antar kecamatan yang putus diterjang banjir.
“Ada 4 titik di 2 Kecamatan, yakni di Kecamatan Kalibening dan Karangkobar. Selain banjir bandang ini, ada jembatan yang putus diterjang banjir. Saat ini jembatan penghubung antar kecamatan ini putus total,” ungkap Andri.
Pihak BPBD Banjarnegara mengimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan.
Berdasarkan peringatan dari BMKG, intensitas hujan di Banjarnegara diprediksi masih tinggi hingga akhir bulan April mendatang.
Warga diminta untuk selalu memperhatikan informasi terbaru mengenai cuaca dan mengikuti arahan dari pihak berwenang untuk mencegah terjadinya korban jiwa dan kerugian yang lebih besar.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















