
Tim SAR yang terdiri dari sembilan anggota SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar tiba di lokasi sekitar pukul 19.50 Wita.
Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa tim SAR dilengkapi dengan peralatan mountaineering, drone thermal, serta peralatan SAR air dan emergency personal mainpack untuk membantu penerangan, mengingat kondisi pencahayaan yang terbatas.
Pencarian dilakukan sepanjang malam, dengan tim SAR gabungan menyisir Sungai Ayung hingga pukul 21.40 Wita. Namun, tidak ada tanda-tanda keberadaan korban.
“Upaya pencarian yang dilakukan pada malam hari di medan yang ekstrem memerlukan perhatian khusus terhadap faktor keselamatan tim SAR. Kami memutuskan untuk melanjutkan pencarian hari ini karena jarak pandang yang terbatas pada malam hari,” tambah Sidakarya.
Pencarian Joko masih berlanjut pada hari ini dengan harapan dapat segera ditemukan. Polisi dan Basarnas Bali terus bekerja sama untuk mencari korban dan memberikan bantuan yang diperlukan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















