
Untuk mengatasi kebocoran tersebut, Satpol PP mengambil langkah dengan menyita ponsel anggota yang terlibat dalam operasi razia untuk mencegah komunikasi yang tidak diinginkan.
“Kemarin kami coba menyita ponsel, supaya tidak ada komunikasi. Itu ternyata berhasil dan hasilnya lebih maksimal. Kalau informasi bocor, operasi jadi tidak efektif,” katanya.
Anwar menegaskan bahwa jika ada anggota non-Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti membocorkan informasi operasi, pihaknya tidak akan ragu untuk memberhentikan yang bersangkutan.
“Untuk ASN, kami akan memindahkan mereka ke wilayah lain sebagai bentuk penegasan atas sikap kami,” tutupnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














