Banjir dan Tanah Longsor Melanda Kota Semarang, BPBD Tangani Dampak Bencana

Walaupun genangan air di beberapa wilayah telah mulai surut, BPBD Kota Semarang tetap siaga untuk memastikan bahwa kondisi akan kembali normal.

Endro mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama cuaca ekstrem yang diperkirakan masih bisa terjadi beberapa hari ke depan.

“Lebih berhati-hati terutama yang berada di luar rumah apalagi saat hujan deras disertai angin. Jangan berteduh di bawah pohon yang besar karena rawan tumbang,” imbaunya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengungkapkan bahwa kendala utama dalam penanganan banjir adalah kapasitas infrastruktur yang belum memadai.

BACA JUGA :  Blueberry dan Kesehatan Tulang: Benarkah Dapat Membantu Mencegah Osteoporosis?

Banjir nggak surut karena berbagai macam hal, satu tetap curah hujan tinggi dan kurun waktu lama, membuat daya infrastruktur dan man power kita tidak mampu,” jelas Agustina saat meninjau banjir di Kecamatan Genuk.

Agustina juga menambahkan bahwa kerusakan pada pompa yang digunakan untuk mengatasi banjir menjadi salah satu faktor penyebab lambatnya proses pemompaan air.

“Dengan pompa enam, hanya dua yang jalan. Walaupun kapasitas lain dipenuhi pompa kecil, tetap nggak memenuhi karena debit air yang masuk terlalu besar,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kota Bogor Sabet Opini WTP Ke-10 dari BPK Jabar

Ia mengungkapkan bahwa pompa tersebut rusak akibat adanya sampah berupa ban karet yang menyebabkan pompa mampet.

Oleh karena itu, Agustina mengimbau masyarakat untuk bersama-sama merawat fasilitas yang ada agar dapat mengurangi dampak bencana di masa depan.

Pemkot Semarang dan BPBD Kota Semarang akan terus berupaya menangani dampak bencana ini, dengan harapan dapat mengurangi potensi kerusakan lebih lanjut dan memastikan keselamatan warga yang terdampak.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================