Angin Puting Beliung Landa Kota Tasikmalaya, Puluhan Rumah Rusak dan Tenda Pedagang Hancur

BOGORTODAY.COM – Bencana angin puting beliung melanda sebagian wilayah Kota Tasikmalaya pada Selasa (11/3/2025) sore, mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah dan tenda pedagang.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB, saat tiupan angin kencang disertai hujan deras menghantam Kecamatan Cibeureum, Purbaratu, dan Tamansari.

Kepala BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar, mengatakan bahwa angin puting beliung menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan.

“Ada puluhan rumah yang dilaporkan rusak akibat angin puting beliung, tersebar di Kecamatan Cibeureum, Purbaratu, dan Tamansari,” ujarnya.

Ucu menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penanganan darurat dan inventarisasi kerusakan yang ditimbulkan.

BACA JUGA :  Anjing Pemburu Lepas di Bogor, Polisi Kerahkan Tim K9

“Sudah ada belasan rumah yang kami tangani, mayoritas mengalami kerusakan pada bagian atap akibat tersapu angin kencang. Sebagian lainnya sudah kami laporkan dan sedang kami upayakan untuk segera ditangani,” tambahnya.

Selain merusak rumah, angin puting beliung juga menyebabkan pohon tumbang yang menghambat arus lalu lintas.

Setidaknya terdapat lima titik lokasi pohon tumbang, di antaranya di Jalan Gubernur Sewaka, Jalan Khoer Affandi, Perumahan Kota Baru, Jalan Sumelap, dan Jalan Kersanagara.

Tim BPBD segera dikerahkan untuk menanggulangi pohon-pohon yang tumbang dan mengembalikan kelancaran lalu lintas.

Tidak hanya infrastruktur rumah dan pohon, bencana ini juga mempengaruhi aktivitas ekonomi di kawasan Jalan Lingkar Utara Cibeureum.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Bogor Tepis Tudingan Intervensi Proses SHGB PT BSS

Puluhan tenda pedagang kuliner yang biasa ramai dikunjungi warga untuk ngabuburit di bulan Ramadan hancur akibat terjangan angin kencang.

“Akibat musibah ini, aktivitas ekonomi di kawasan tersebut lumpuh pada sore hari tadi,” ujar Ucu.

Saat ini, BPBD Kota Tasikmalaya terus melakukan penanganan dan pendataan korban bencana. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan untuk bersatu dalam mengatasi dampak dari bencana ini.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================